Langsung ke konten utama

I Will Never Ever Forget About The Way We Met and The Way We Get Separated

Hallo semua, kembali lagi diblog yang ga terlalu penting dengan penulis yang ga penting juga dan dengan postingan-postingan yang sangat tidak penting. Seperti biasa gua akan menuliskan sedikit cerita tentang pengalaman masa SMA yang pastinya akan sangat sulit buat dilupain. Sebenernya disekolah gua lagi diselenggarain yang namanya ulangan semester, tapi berhubung gua lagi ga nyambung sama pelajaran yang mau diujiin besok, jadi gua memutuskan untuk update blog gua yang udah ga keurus ini.
Topik gua pada kesempatan kali ini adalah PERPISAHAN. Ya, masa-masa kelas 12 itu erat hubungannya dengan perpisahan. Kita akan berpisah sama sekolah, kelas, guru, temen, bahkan gebetan. Hari ini tanggal 1 Desember 2016, sebuah bulan baru pada tahun yang lama, bulan yang nandain klo sebentar lagi kita akan berpisah dengan tahun ini dan menyadarkan kita bahwa perpisahan yang sesungguhnya itu semakin lama semakin dekat dan semakin nyata. Manis, pahit, dan getirnya perjalanan ditahun ini akan berakhir dan kita diwajibkan untuk menulis suatu perjalanan yang baru dilembaran kosong tahun 2017. Sama seperti berakhirnya tahun, tahun ajaran dalam dunia persekolahan juga gitu, kurang lebih 4 bulan lagi gua dan temen-temen seperjuangan akan berperang dimedan pertempuran, dengan berakhirnya perang, berakhir juga perjuangan disekolah yang sekarang. Kita akan mulai memasuki babak baru dalam keadaan yang baru di situsi yang baru bersama orang-orang baru. Ga ada lagi rutintas pagi buat pr dikelas, jahilin temen yang lagi tidur, belajar cara jadi ‘dewasa’ sama temen yang omes, ngerumpi bareng temen-temen segeng, bahkan merhatiin gebetan yang lagi main game. Yang awalnya ga kenal jadi kenal, yang awalnya ga perduli jadi peduli, dan yang awalnya ga sayang jadi sayang. You know what? Semakin lama, mimpi buruk perpisahan itu makin nakutin. Mulai dari buat alkena, pensi untuk nilai akhir, sampe keperpisahan sekolah, itu semua bukti nyata kalo kebersamaan itu tinggal bentar lagi. Tambah kesini rasa itu makin ngegumpel dihati, makin buat sesak, bikin sedih. Beberapa bulan lagi kata ‘kita’ bakal sulit untuk ada, istilah ALUMNI dan REUNI pun bahkan muncul,beberapa dari kita bakal tinggal dikota yang berbeda, yang biasanya selalu berbagi cerita namun pada akhinya buat ketemu aja susah,mau gimana lagi? Dimana ada pertemuan pasti bakal ada perpisahan, tapiii kita harus yakin bahwa dimana ada perpisahan bakal ada suatu pertemuan baru, pertemuan yang lebih indah diwaktu yang indah. Mungkin kita bakal berpisah dengan title ‘hanya lulusan SMA’ dan ga kebayang rasanya kalo kita bakal ketemu lagi dengan title yang berbeda, title yang bikin kita bangga kalo kita pernah berpisah, title yang bikin kita bisa nunjukin penyesalan sama mantan kita sebelumnya. Memang, kita bakalan sibuk dengan urusan masing-masing, tapi kita ga boleh egois dan mengangap temen kita itu lupa sama temenya, dia hanya sedang mempersiapkan suatu masa depan yang indah buat buat seseorang yang bakal jadi  masa depannya, dia juga sedang  berusaha jadi seorang temen yang bisa kalian sombongin sama temen kalian yang  baru
Perpisahan itu bukan akhir dari cerita kita, tapi awal dari perjalanan baru untuk mendapatkan suatu pencapaian baru. Seperti halnya novel yang punya banyak bab, akhir dari bab 1 bukanlah akhir dari novel itu, namun hanyalah suatu pengantar ke bab selanjutnya yang mempunyai perjalanan kisah yang lebih menantang, dan kita ga bakal tau ceritanya sebelum dibaca. Jadi, jangan sedih lagi kalo perpapasan dengan perpisahan,percayalah beberapa langkah kedepan kita akan berkenalan dengan suatu pertemuan. Yang harus kita lakuin sekarang hanyalah menikmati sedikit waktu yang tersisa dengan suatu kebersamaan yang indah, tambahin lagi kenangan-kenangan manis dengan kesempatan yang tersedia, kita harus lebih menghargai masa-masa ini biar ga ada penyesalan setelahnya. I will never ever forget about the way we met and the way we get separated. 
Big Love ♡,
Lien
.
.

.  Sekian 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IT'S NOT ALL ABOUT ME

Haii ... Kenalin dulu, nama gue "Lien". Ya, Lien. Mungkin terdengar agak aneh, tapi itulah nama gue dan gue cinta nama gue, karena nama gue jauh dari kata "MAINSTREAM". Gue hanyalah seorang siswi sederhana dari sebuah kota yang dapat dibilang terkenal di Indonesia :) yaitu Palembang. Walaupun gue lahir dan tinggal serta tumbuh di Palembang, bukan berarti gue adalah orang Palembang asli, gue ini orang Batak dengan marga Nainggolan. Gue lahir sekitar 15 tahun yang lalu di sebuah rumah sakit Khatolik di Palembang, tepatnya tanggal 8 Desember 1999 (sekalian promosiii) Jujur, ini adalah blog pertama gue, bukan karena tugas sekolah, bukan karena disuruh guru. tapi ini suatu keinginan gue sendiri untuk membuat blog (prokkprokkprokk). Berhubung gue adalah siswi SMA yang sangat memperdulikan penampilan, jadi mungkin gue akan memposting tips-tips seputar wanita, kehidupan sekolah anak SMA, dan semua tentang Bruno Mars karena gue adalah Hooligan, yaitu fans dari BRUNO. ...

Tips Cinta Ala Anak SMA

           Hello Guys, udah lama gak ngeblog nih sekarang gua mau nongol lagi, berhubung posting terakhir gua tentang curhatan jadi gua gak mau blog gua penuh dengan air mata penyesalan....sooooooooooooooo gua mau berbagi sedikit tips mengenai masa cinta anak SMA nih (dasar jomblo menang diteori doang, prakteknya N000000L).Tapi jangan salah, disini jomblo memegang peran andil sebagai pengamat, hal itulah yang menyebabkan kebanyakan orang malah sering curhat terhadap kaum jomblo ketimbang sesama taken.             Didalam membangun sebuah hubungan pasti ada proses, yaitu proses pendekatan sampe pemepetan... nah gua akan bahas satu per satu masalah yang mungkin timbul dalam perjalanan proses itu.. cekidotzzz  1. SI DOI GAK PEKA        Ini termasuk alasan yang sangat besar bagi dua anak manusia tidak jadi membangun sebuah hubungan. Terkadang satu belah pihak hanya menyangka bila perhatian yang dibe...

Crazy Little Thing Called Puberty

           Malaaammmmmm gaesss, ini adalah artikel keempat gua yang dimana keempat-empatnya pada gak penting semua dan pada ngebahas sesuatu yang gak jelas semua. Sebagai anak SMA yang baru aja mengalami masa-masa dari puncak pubernya, gua mau sedikit cerita tentang hal yang sering kali para remaja rasain waktu ngalaminnya.Disini gua bukan mau ngebahas tentang perubahan fisik dari seseorang yang mengalami puber tapi lebih mengarah kepada perubahan emosional dan kepribadiannya.           Karena ini adalah blog yang gak jelas jadi bagi kalian yang mau lebih paham tentang materi ini bisa mampir keblog sebelah sebaaaabbb bukan Sarang Bala-Bala namanya kalo gak baper-baperan. Faktor emosional paling mainstream yang nandain kalo lu udah puber adalah ketika lu mulai suka sama lawan jenis  ingetttt lawan jenis dan bukan lawan spesies. Saat lu ngerasain hal ini gua yakin lu bakal ngerasa seneng banget, lu bakal selalu ngerasa kalo dia...